Bandung, 3 Desember 2011
Bandung Berkebun (BdgBerkebun) merupakan komunitas yang terdiri dari para profesional, mahasiswa dan masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap kualitas lingkungan ruang-ruang kota. Fokus aktivitasnya adalah memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif (tanah kosong, area di bawah jembatan, dll) dan lahan-lahan terbatas menjadi lahan produktif yang dapat memberikan kontribusi kepada peningkatan kualitas lingkungan. Keyakinan komunitas ini adalah bahwa untuk memahami gerakan hijau dan menjadikannya menjadi sebuah gaya hidup adalah berinteraksi langsung dengan proses alam ini bekerja. Aktivitas berkebun menjadi salah satu metode untuk mewujudkan visi tersebut. Dengan mengusung slogan Creatifarming TM (creative-farming), BdgBerkebun mengedepankan inovasi-inovasi dalam berkebun, baik melalui kegiatan kreatif dan edukatifnya, juga instalasi berkebunnya.
BdgBerkebun Goes to School merupakan salah satu program BdgBerkebun berupa edukasi berkebun di sekolah-sekolah. Program ini mendorong sekolah-sekolah untuk dapat memanfaatkan lahan-lahan sekolah mereka, dengan segala keterbatasan yang ada, menjadi lahan yang bersifat edukatif dan produktif. Dalam proses edukasi, BdgBerkebunmenggunakan prinsip experiental learning, dimana seseorang mendapatkan pembelajaran dari pengalaman yang diperolehnya. Dengan program ini, siswa diajak untuk bersama-sama berkreasi memanfaatkan lahan di sekolahnya dan menggunakan bahan-bahan yang telah tersedia untuk berkebun. Kegiatan berkebun disajikan dengan sederhana dan menyenangkan untuk mendorong sikap eksploratif siswa terhadap alam. Program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap mata pelajaran Pendidikan LIngkungan Hidup. Untuk itu tujuan dan modul kegiatannya dikembangkan dari Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup (Mulok PLH) yang ditetapkan oleh Walikota Bandung pada Keputusan Walikota No. 031 tahun 2007 yang disesuaikan dengan visi misi BdgBerkebun.
Program ini dilakukan dengan metoda pendampingan oleh anggota BdgBerkebun yang dilakukan 1 modul pendampingan yaitu selama 4 bulan. Diharapkan setelah masa pendampingan, pihak sekolah dapat melakukan seluruh kegiatan secara mandiri. ProgramBdgBerkebun Goes to School berupa pendampingan kegiatan berkebun mulai dari pengolahan lahan, menanam benih, memindahkan bibit, perawatan, hingga panen. Selama dan setelah kegiatan, peserta diajak berdiskusi oleh pendamping untuk memaknakan pengalaman yang diperolehnya agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya. Melalui proses ini diharapkan siswa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengalaman langsung yang diperolehnya saat berkebun. Nilai tambah dari program ini adalah menanam tanaman yang dapat dikonsumsi langsung seperti sayuran, apotek hidup, dan tanaman obat. Dengan demikian hasilnya dapat dirasakan langsung oleh warga sekolah. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga guru dan orang tua siswa untuk berpartisipasi aktif.
SD Pardomuan merupakan pilot project program BdgBerkebun Goes to School yang akan diresmikan pada hari Sabtu tanggal 3 Desember 2011. Pada hari itu akan dilaksanakan kegiatan pembersihan lahan, pengolahan lahan, mengganti tanaman di panil-panil tanaman dan kegiatan berkebun (detail acara terlampir).
Diharapkan program yang dilaksanakan disini dapat menjadi percontohan sekolah lain agar dapat menerapkan hal serupa untuk memperluas gerakan berkebun di kota. Pada saat ini,BdgBerkebun juga telah bekerja sama dengan Rumah Belajar Semi Palar dan TK BIntang Ceria dalam menjalankan program ini.











No comments:
Post a Comment